Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan

Menghadapi Penilaian Adipura Di Sampang, PKL Mobil Bakal Dilarang Beroperasi

SAMPANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang Madura Jawa Timur bakal melarang beroperasinya Pedagang Kaki Lima (PKL) Mobil

Rencana tersebut terungkap dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Organisasi Perangkat Daerah (OPD) diruangan Sekdakab rabu 7/9

Rakor yang dipimpin H Yuliadi Setiawan S.Sos M.Si tersebut diinisiasi oleh Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) setempat dan dihadiri oleh Asisten II Sstkab, Kepala Diskopindag, Kabid Koperasi Diskopindag, Kabid Trantibum dan Kabid Linmas Satpol PP, Perwakilan dari DLH, Perwakilan Dishub, Perwakilan Bagian Hukum Setkab, Pengawas Muda Bidang Koperasi serta TP2BKUM Diskopindag

Ditegaskan oleh H Yuliadi Setiawan S.Sos MM, sejatinya pertemuan kali ini akan membahas 2 agenda yakni Penertiban dan Penataan lokasi Pedagang Kaki Lima khususnya PKL Mobil dan Persiapan Lomba Adipura

“Keduanya penting dan saling berkaitan, tentunya perlu ada perioritas langkah strategis yang perlu dilakukan,”ujar H Yuliadi Setiawan S.Sos M.Si

Setelah mendengarkan pemaparan dari Asisten II, Kepala Diskopindag, Kabid Trantibum dan Kabid Linmas Satpol PP, Perwakilan DLH serta Dishub, H Yuliadi Setiawan S.Sos M.Si lebih memperioritaskan pembahasan terkait Persiapan Penilaian Adipura

Menurutnya walaupun kepastian scedule Penilaian masih belum diketahui namun harus mempersiapkannya mulai saat ini

Salah satu persiapan yang akan dilakukan dalam waktu dekat Pemkab akan melarang PKL Mobil yang beroperasi di pinggir jalan

Ia berharap OPD kompak dan saling bersinergi sesuai Tupoksinya untuk mendukung keputusan hasil Rakor dalam rangka mempersiapkan event Penilaian Adipura

Ditambahkan hasil Rakor ini akan disampaikan kepada Bupati Sampang berikut rencana Penertiban dan Penataan PKL maupun Kawasan

Sementara Kepala Diskopindag Dra Hj Suhartini Kaptiati menjelaskan dua agenda itu penting namun yang lebih mendesak yakni langkah persiapan Penilaian Adipura

Pasalnya perumusan konsep Penertiban serta Penataan PKL sudah dilakukan melalui proses Rakor antar OPD dan terakhir hasil rekomendasi Rakor yang dipimpin Sekdakab bulan lalu

“Kami tinggal menyampaikan hasil dari rumusan langkah itu kepada Bupati Sampang yang akan dikomandani Bapak Sekda,” tuturnya

Ia mengaku belakangan keberadaan PKL Mobil yang marak menjadi perhatian Pemerintah

Berdasar data yang diperoleh dari TP2BKUM Kecamatan Sampang ada 48 PKL Mobil yang beroperasi di jalur Protokol seperti jalan H Agus Salim, Trunojoyo, Hasyim As’ari, Imam Bonjol, Panglima Sudirman, Wakhed Hasyim, Rajawali dan Syamsul Arifin

Ditambahkan, keberadaan PKL Mobil ini selain menjorok ke ruas badan hingga mengganggu lalu lintas terlebih terhadap ruas jalan yang sempit juga keberadaannya menimbulkan kecemburuan Sosial bagi PKL maupun Pelaku Usaha lain yang berada di Kios kios resmi

Diketahui berbagai jenis jualan dari PKL Mobil seperti Asesoris HP, Nasi bungkus, Kebutuhan Rumah Tangga, Minuman sehat, Mainan dan yang terbanyak berjualan Buah. (HK)

 

Sumber : Targethukum.com